Perbedaan Game Open World dan Sandbox: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Perbedaan Game Open World dan Sandbox
Perbedaan Game Open World dan Sandbox
 

Dalam dunia game modern, istilah open world dan sandbox sering digunakan secara bergantian. Banyak pemain menganggap keduanya memiliki arti yang sama karena sama-sama menawarkan kebebasan dalam menjelajahi dunia permainan. Padahal, game open world dan sandbox merupakan dua konsep yang berbeda, meskipun sebuah game bisa saja memiliki kedua karakteristik tersebut sekaligus.

Perbedaan ini penting untuk dipahami, terutama bagi pemain yang ingin mengetahui jenis pengalaman seperti apa yang ditawarkan sebuah game. Game open world biasanya berfokus pada dunia permainan yang luas dan memberikan kebebasan kepada pemain untuk menentukan arah perjalanan. Sementara itu, game sandbox lebih menekankan kebebasan pemain untuk melakukan berbagai aktivitas, bereksperimen, membangun sesuatu, atau bahkan menentukan sendiri tujuan permainan.

Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan game open world dan sandbox, mulai dari pengertian, karakteristik, kelebihan, kekurangan, hingga contoh game yang populer.

Apa Itu Game Open World?

Game open world adalah jenis game yang menyediakan dunia permainan luas dan relatif terbuka untuk dijelajahi. Pemain tidak selalu harus mengikuti jalur tertentu dari satu titik ke titik berikutnya. Setelah mendapatkan akses ke area tertentu, pemain biasanya dapat memilih sendiri ke mana harus pergi dan aktivitas apa yang ingin dilakukan.

Konsep open world banyak ditemukan dalam game action-adventure, RPG, racing, dan survival. Dunia yang luas menjadi salah satu daya tarik utamanya karena pemain dapat menemukan berbagai lokasi, karakter, misi, item, serta rahasia yang tersebar di dalam permainan.

Ciri-Ciri Game Open World

Beberapa ciri utama game open world antara lain:

Dunia permainan luas
Area permainan biasanya jauh lebih besar dibandingkan game linear. Dunia tersebut dapat berupa kota, pulau, kerajaan, planet, atau bahkan beberapa wilayah yang saling terhubung.

Eksplorasi bebas
Pemain memiliki kebebasan untuk menjelajahi dunia tanpa harus selalu mengikuti misi utama.

Misi utama dan sampingan
Game open world umumnya memiliki cerita utama yang dilengkapi dengan berbagai side quest atau aktivitas tambahan.

Dunia yang terasa hidup
NPC, kendaraan, hewan, cuaca, siklus siang dan malam, serta berbagai aktivitas dapat membuat dunia game terasa lebih dinamis.

Kebebasan menentukan urutan aktivitas
Pemain dapat menyelesaikan beberapa aktivitas dengan urutan yang berbeda, meskipun tingkat kebebasan tersebut bergantung pada desain masing-masing game.

Tujuan Utama Game Open World

Tujuan utama game open world biasanya tetap ditentukan oleh developer. Misalnya, pemain harus menyelesaikan cerita utama, mengalahkan musuh tertentu, menyelesaikan konflik, atau mencapai tujuan akhir.

Yang membedakannya dari game linear adalah cara pemain mencapai tujuan tersebut.

Pemain mungkin dapat memilih jalan yang berbeda, menjelajahi area terlebih dahulu, mengerjakan misi sampingan, mencari perlengkapan, atau sekadar berkeliling menikmati dunia permainan.

Apa Itu Game Sandbox?

Game sandbox adalah game yang memberikan pemain tingkat kebebasan yang tinggi untuk menentukan apa yang ingin dilakukan di dalam dunia permainan. Fokusnya bukan hanya pada eksplorasi, tetapi juga pada kemampuan pemain untuk berkreasi, bereksperimen, berinteraksi dengan sistem permainan, dan menciptakan pengalaman sendiri.

Dalam game sandbox, pemain sering kali tidak memiliki tujuan akhir yang sangat ketat. Game memberikan berbagai alat dan sistem, kemudian membiarkan pemain menentukan bagaimana alat tersebut digunakan.

Ciri-Ciri Game Sandbox

Game sandbox biasanya memiliki beberapa karakteristik berikut:

Kebebasan berkreasi

Pemain dapat membuat bangunan, kendaraan, sistem, lingkungan, atau objek tertentu.

Tujuan permainan lebih fleksibel
Tidak semua sandbox memiliki cerita utama yang harus diselesaikan.

Eksperimen menjadi bagian penting
Pemain dapat mencoba berbagai kombinasi mekanik untuk melihat hasilnya.

Sistem permainan saling berinteraksi
Fisika, crafting, lingkungan, NPC, ekonomi, atau mekanisme lainnya dapat menciptakan berbagai kemungkinan.

Pengalaman sangat bergantung pada pemain

Dua orang dapat memainkan game yang sama tetapi memiliki pengalaman yang sangat berbeda.

Sandbox Tidak Selalu Berarti Dunia yang Luas

Ini adalah salah satu kesalahpahaman yang cukup umum.

Sandbox tidak harus memiliki peta yang sangat besar. Sebuah game dengan area yang relatif kecil tetap dapat disebut sandbox apabila pemain memiliki kebebasan tinggi untuk bereksperimen dan menentukan aktivitasnya sendiri.

Dengan kata lain, sandbox lebih berkaitan dengan kebebasan terhadap sistem permainan, bukan semata-mata ukuran dunia.

Perbedaan Utama Game Open World dan Sandbox 

Meskipun sering dianggap sama, terdapat beberapa perbedaan penting antara kedua konsep tersebut.

1. Fokus Permainan
Perbedaan paling mendasar terletak pada fokusnya.

Open world berfokus pada kebebasan eksplorasi, sedangkan sandbox berfokus pada kebebasan beraktivitas dan berkreasi.

Dalam game open world, pemain mungkin bebas menjelajahi kota yang luas untuk menemukan misi, lokasi rahasia, dan berbagai aktivitas. Namun, tujuan permainan tetap bisa sangat jelas.

Sebaliknya, game sandbox memberikan berbagai sistem yang dapat digunakan pemain sesuai keinginan. Pemain bahkan dapat menciptakan tujuan sendiri.

2. Struktur Cerita
Game open world biasanya masih memiliki struktur cerita yang cukup jelas. Ada cerita utama, karakter utama, konflik, dan tujuan yang ingin dicapai.

Game sandbox tidak selalu demikian. Cerita bisa menjadi elemen tambahan atau bahkan tidak menjadi fokus utama.

Misalnya, pemain dalam sebuah sandbox mungkin menghabiskan puluhan jam hanya untuk membangun sesuatu tanpa pernah menyelesaikan tujuan cerita tertentu.

3. Kebebasan Pemain
Keduanya menawarkan kebebasan, tetapi jenis kebebasannya berbeda.

Pada game open world, kebebasan biasanya berupa:

  • Mau pergi ke mana.
  • Misi mana yang ingin dikerjakan terlebih dahulu.
  • Area mana yang ingin dijelajahi.
  • Aktivitas sampingan apa yang ingin dilakukan.

Sementara pada sandbox, kebebasan dapat berupa:

  • Apa yang ingin dibuat.
  • Bagaimana sistem permainan digunakan.
  • Bagaimana masalah diselesaikan.
  • Tujuan apa yang ingin dicapai.
  • Eksperimen apa yang ingin dilakukan.


4. Ukuran Dunia

Game open world hampir selalu memiliki dunia yang dirancang untuk eksplorasi dalam skala cukup besar.

Sandbox tidak memiliki persyaratan tersebut. Sebuah sandbox bisa memiliki dunia besar, tetapi bisa juga berada di area terbatas.

Jadi, dunia luas bukanlah syarat mutlak sebuah game sandbox.

5. Peran Developer
Pada game open world, developer biasanya merancang berbagai lokasi, misi, karakter, dan aktivitas yang dapat ditemukan pemain.

Pada sandbox, developer lebih banyak menyediakan alat dan sistem yang memungkinkan pemain menciptakan pengalaman mereka sendiri.

Semakin banyak sistem yang dapat berinteraksi satu sama lain, semakin besar kemungkinan munculnya gameplay yang tidak direncanakan secara langsung oleh developer.

Apakah Game Bisa Menjadi Open World dan Sandbox Sekaligus?

Ya. Bahkan, banyak game modern menggabungkan kedua konsep tersebut.

Sebuah game dapat memiliki dunia yang sangat luas untuk dijelajahi sekaligus memberikan kebebasan besar kepada pemain untuk membangun, melakukan eksperimen, atau menentukan aktivitas sendiri.

Contohnya adalah game seperti Minecraft. Dunia Minecraft dapat dieksplorasi secara luas, tetapi kekuatan utamanya justru terletak pada kebebasan pemain untuk membangun dan berkreasi.

Sebaliknya, sebuah game seperti Grand Theft Auto V lebih sering dikategorikan sebagai open world karena memiliki dunia luas dengan cerita utama, misi, karakter, dan berbagai aktivitas. Pemain memang memiliki kebebasan, tetapi sistem permainannya tetap diarahkan oleh struktur yang dirancang developer.

Contoh Game Open World

Ada banyak game yang terkenal karena konsep open world.

Grand Theft Auto V
Grand Theft Auto V menawarkan dunia kota yang luas dan penuh aktivitas. Pemain dapat menjalankan misi cerita, melakukan aktivitas sampingan, menjelajahi kota, menggunakan berbagai kendaraan, dan berinteraksi dengan lingkungan.  Kebebasan eksplorasi menjadi salah satu elemen penting dalam pengalaman bermain.

The Legend of Zelda: Breath of the Wild
Game ini memberikan pemain dunia yang luas untuk dijelajahi. Pemain dapat menentukan sendiri arah perjalanan, menemukan berbagai lokasi, menyelesaikan shrine, mengumpulkan perlengkapan, dan menghadapi musuh.

Sistem fisika dan lingkungan juga memberikan banyak kemungkinan dalam menyelesaikan masalah.

Red Dead Redemption 2
Red Dead Redemption 2 menawarkan dunia terbuka dengan lingkungan yang sangat detail. Selain menjalankan cerita utama, pemain dapat berburu, memancing, menjelajah, melakukan aktivitas sampingan, dan berinteraksi dengan berbagai karakter.

Dunia permainan dirancang agar eksplorasi menjadi bagian penting dari pengalaman bermain.

Contoh Game Sandbox

Sementara itu, beberapa game lebih menonjolkan konsep sandbox.

Minecraft

Minecraft merupakan salah satu contoh sandbox paling terkenal. Pemain dapat menambang sumber daya, membuat alat, membangun struktur, menjelajahi dunia, bertani, bertarung, atau sekadar menciptakan proyek konstruksi.

Tidak ada satu cara yang wajib dilakukan untuk menikmati permainan.

Garry's Mod
Garry's Mod memberikan berbagai alat yang memungkinkan pemain memanipulasi objek dan membuat berbagai skenario. Game ini sangat bergantung pada kreativitas pemain serta berbagai modifikasi dan eksperimen.

Karena itu, pengalaman bermainnya dapat sangat berbeda dari satu pemain ke pemain lainnya.

The Sims
The Sims juga memiliki karakteristik sandbox karena pemain diberikan kebebasan untuk mengatur kehidupan karakter, membangun rumah, memilih pekerjaan, menjalin hubungan, dan menciptakan berbagai cerita sendiri.

Pemain tidak selalu membutuhkan tujuan tertentu untuk menikmati permainan.

Perbedaan Open World dan Sandbox dalam Bentuk Sederhana

Agar lebih mudah dipahami, perbedaannya dapat diringkas seperti berikut:

Aspek Open World Sandbox
Fokus utama Eksplorasi Kebebasan dan kreativitas
Dunia luas Umumnya ya Tidak wajib
Cerita Biasanya penting Bisa opsional
Tujuan utama Umumnya tersedia Bisa ditentukan pemain
Eksperimen Ada Tidak wajib
Membangun Tidak selalu Sering menjadi fitur utama
Kebebasan Bebas menjelajah Bebas menentukan aktivitas
Contoh GTA V, RDR2 Minecraft, Garry's Mod

Tabel tersebut menunjukkan bahwa open world dan sandbox bukanlah dua kategori yang sepenuhnya berlawanan. Keduanya lebih tepat dipahami sebagai konsep desain game yang dapat saling beririsan.

Kelebihan Game Open World

Game open world memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya populer.

Memberikan Rasa Eksplorasi
Pemain dapat merasa seperti benar-benar berada di dalam sebuah dunia. Rasa penasaran untuk mengetahui apa yang ada di balik gunung, kota, hutan, atau lokasi tertentu dapat menjadi motivasi tersendiri.

Konten yang Beragam
Game open world biasanya memiliki banyak aktivitas. Selain misi utama, pemain dapat menemukan side quest, collectible, mini-game, area rahasia, dan berbagai aktivitas lainnya.

Pengalaman Bermain Lebih Fleksibel
Pemain tidak selalu harus bermain dengan kecepatan yang sama. Mereka dapat fokus pada cerita, eksplorasi, peningkatan karakter, atau aktivitas sampingan.

Kekurangan Game Open World

Namun, open world juga memiliki kelemahan.

Dunia Terlalu Besar
Ukuran dunia yang sangat besar tidak selalu berarti lebih menyenangkan. Jika sebagian besar area terasa kosong atau aktivitasnya berulang, pemain dapat mengalami kebosanan.

Konten Bisa Terasa Berulang
Beberapa game open world mengandalkan aktivitas berulang seperti mengambil misi, mengalahkan musuh, mengambil item, kemudian kembali ke lokasi tertentu.

Jika desainnya kurang bervariasi, kebebasan yang ditawarkan justru dapat terasa seperti pekerjaan rutin.

Kelebihan Game Sandbox

Game sandbox menawarkan jenis kesenangan yang berbeda.

Kreativitas Tanpa Batas
Pemain dapat menciptakan sesuatu berdasarkan imajinasi mereka sendiri. Inilah salah satu alasan game sandbox sering memiliki komunitas yang sangat aktif.

Replayability Tinggi
Karena tidak selalu memiliki satu cara bermain, game sandbox dapat dimainkan berulang kali dengan pengalaman berbeda.

Munculnya Gameplay yang Tidak Terduga
Interaksi berbagai sistem dapat menghasilkan kejadian yang tidak direncanakan developer. Hal ini membuat sandbox terasa lebih dinamis dan menarik.

Kekurangan Game Sandbox

Sandbox juga memiliki beberapa tantangan.

Bisa Membingungkan Pemain Baru
Kebebasan yang terlalu besar terkadang membuat pemain tidak tahu harus melakukan apa.

Membutuhkan Kreativitas
Tidak semua pemain menikmati game tanpa tujuan yang jelas. Sebagian pemain lebih menyukai sistem yang memberikan misi dan target yang konkret.

Kurangnya Arah
Jika desain sistemnya tidak kuat, kebebasan justru dapat membuat permainan terasa kosong.

Mana yang Lebih Menyenangkan: Open World atau Sandbox?

Jawabannya bergantung pada preferensi pemain.

Jika Anda suka menjelajahi dunia luas, mengikuti cerita, menemukan lokasi baru, dan menyelesaikan berbagai misi, game open world kemungkinan lebih cocok.

Sebaliknya, jika Anda lebih suka membangun sesuatu, bereksperimen, menciptakan cerita sendiri, dan menentukan tujuan permainan, game sandbox mungkin lebih menarik.

Namun, tidak perlu memilih salah satunya. Banyak game modern menggabungkan elemen open world dan sandbox untuk memberikan pengalaman yang lebih luas.

Perbedaan game open world dan sandbox terutama terletak pada jenis kebebasan yang diberikan kepada pemain. Open world menitikberatkan pada kebebasan menjelajahi dunia permainan yang luas, sedangkan sandbox lebih menekankan kebebasan pemain dalam menggunakan sistem permainan, berkreasi, bereksperimen, dan menentukan aktivitas mereka sendiri.

Open world biasanya memiliki cerita utama dan tujuan yang lebih jelas, sementara sandbox cenderung memberikan ruang lebih besar bagi pemain untuk menentukan sendiri pengalaman yang ingin mereka dapatkan.

Meski demikian, batas antara keduanya tidak selalu tegas. Sebuah game dapat menjadi open world sekaligus sandbox apabila memiliki dunia luas untuk dijelajahi dan sistem yang memungkinkan pemain berkreasi secara bebas.

Pada akhirnya, baik open world maupun sandbox memiliki daya tarik masing-masing. Open world cocok bagi pemain yang menyukai petualangan dan eksplorasi, sedangkan sandbox lebih sesuai bagi mereka yang menikmati kreativitas, eksperimen, dan kebebasan bermain. Dengan memahami perbedaannya, pemain akan lebih mudah menentukan game yang sesuai dengan gaya bermain mereka.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama