Fractional FPS dan Integer FPS: Pengertian, Perbedaan, Fungsi, dan Cara Memilih yang Tepat

Fractional FPS dan Integer FPS: Pengertian, Perbedaan, Fungsi, dan Cara Memilih yang Tepat


Frame rate atau Frames Per Second (FPS) merupakan salah satu aspek terpenting dalam dunia video. Baik Anda seorang editor video, videografer, content creator, desainer motion graphic, hingga pengguna software video mapping seperti Resolume Arena, memahami perbedaan antara fractional FPS dan integer FPS akan membantu menghasilkan video yang lebih optimal.

Sayangnya, masih banyak orang yang bingung ketika melihat pilihan frame rate seperti 24 fps dan 23.976 fps, atau 30 fps dan 29.97 fps. Sekilas keduanya tampak sama, namun sebenarnya memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda.

Pada artikel ini kita akan membahas mengenai fractional FPS dan integer FPS, mulai dari pengertian, sejarah, perbedaan, kelebihan, kekurangan, hingga kapan sebaiknya masing-masing digunakan.

Apa Itu FPS?

FPS adalah singkatan dari Frames Per Second, yaitu jumlah gambar (frame) yang ditampilkan setiap detik pada sebuah video.

Semakin tinggi nilai FPS, maka gerakan video akan terlihat semakin halus. Sebaliknya, semakin rendah FPS, gerakan akan terlihat lebih patah-patah.

Beberapa frame rate yang paling umum digunakan adalah:
  • 24 fps
  • 25 fps
  • 30 fps
  • 50 fps
  • 60 fps
  • 120 fps
Namun, selain angka bulat tersebut, Anda juga akan menemukan angka seperti:
  • 23.976 fps
  • 29.97 fps
  • 59.94 fps
  • 119.88 fps
Angka-angka inilah yang disebut sebagai fractional FPS.

Apa Itu Integer FPS?

Integer FPS adalah frame rate yang menggunakan angka bulat tanpa nilai desimal.
Contohnya:
  • 24 fps
  • 25 fps
  • 30 fps
  • 50 fps
  • 60 fps
  • 120 fps
Artinya, video akan menampilkan jumlah frame yang tepat sesuai angka tersebut setiap detiknya.
Sebagai contoh:
  • 30 fps berarti video menampilkan tepat 30 frame setiap detik.
  • 60 fps berarti video menampilkan tepat 60 frame setiap detik.
Integer FPS merupakan pilihan yang paling sederhana dan banyak digunakan untuk produksi video modern, animasi, game, hingga video presentasi.

Apa Itu Fractional FPS?

Fractional FPS adalah frame rate yang menggunakan angka pecahan atau desimal.
Contohnya:
  • 23.976 fps
  • 29.97 fps
  • 59.94 fps
  • 119.88 fps
Sebenarnya angka-angka tersebut bukan angka acak.
Sebagai contoh:
  • 23.976 fps = 24 × 1000/1001
  • 29.97 fps = 30 × 1000/1001
  • 59.94 fps = 60 × 1000/1001
Artinya frame rate tersebut sekitar 0,1% lebih lambat dibanding integer FPS.
Perbedaannya memang sangat kecil, tetapi memiliki pengaruh besar dalam sistem penyiaran televisi dan sinkronisasi audio-video.

Mengapa Fractional FPS Ada?

Sejarah Standar NTSC

Fractional FPS berasal dari sejarah sistem televisi analog, khususnya standar NTSC (National Television System Committee) yang digunakan di Amerika Serikat, Kanada, Jepang, dan beberapa negara lainnya.

Awalnya, televisi hitam putih menggunakan frame rate 30 fps.

Ketika televisi berwarna mulai diperkenalkan pada tahun 1950-an, para insinyur harus menambahkan sinyal warna tanpa mengganggu jutaan televisi hitam putih yang sudah digunakan masyarakat.
Solusinya adalah dengan menurunkan frame rate sekitar 0,1%.
Akibatnya:
  • 30 fps menjadi 29.97 fps
  • 60 fps menjadi 59.94 fps
Standar ini kemudian dipertahankan hingga era digital karena alasan kompatibilitas.

Mengapa 24 fps Menjadi 23.976 fps?

Film bioskop secara tradisional direkam menggunakan 24 fps.

Namun ketika film tersebut dipindahkan ke sistem televisi NTSC, frame rate perlu disesuaikan menjadi 23.976 fps agar proses konversi ke 29.97 fps menjadi lebih mudah tanpa menyebabkan masalah sinkronisasi.

Karena itulah banyak kamera digital modern menyediakan pilihan:
  • 24 fps
  • 23.976 fps

Perbedaan Integer FPS dan Fractional FPS

Berikut adalah perbedaan paling mendasar antara keduanya.

Integer FPS Fractional FPS

  • Menggunakan angka bulat Menggunakan angka pecahan
  • Contoh: 24, 30, 60 fps Contoh: 23.976, 29.97, 59.94 fps
  • Lebih sederhana Dibuat untuk kompatibilitas NTSC
  • Cocok untuk produksi digital modern Cocok untuk kebutuhan broadcast
  • Tidak mengalami penyesuaian 0,1% Lebih lambat sekitar 0,1%

Walaupun perbedaannya sangat kecil, penggunaan frame rate yang tidak sesuai dapat menyebabkan masalah ketika proses editing maupun distribusi video.

Apakah Perbedaannya Terlihat oleh Mata?

Jawabannya adalah hampir tidak. Sebagian besar orang tidak akan bisa membedakan video 30 fps dengan 29.97 fps hanya dengan melihatnya.

Perbedaannya baru terasa ketika video berdurasi panjang, diputar dalam sistem broadcast, disinkronkan dengan audio atau digabungkan dengan video lain yang menggunakan frame rate berbeda.

Dalam kondisi tersebut, frame rate yang berbeda dapat menyebabkan audio bergeser (audio drift), frame terlewat, atau muncul frame tambahan.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Integer FPS?

Integer FPS menjadi pilihan terbaik untuk sebagian besar kebutuhan produksi video saat ini.

1. Video YouTube

Sebagian besar video YouTube dibuat menggunakan: 30 fps, 60 fps.

YouTube juga mendukung fractional FPS, tetapi menggunakan integer FPS umumnya lebih sederhana untuk proses editing.

2. Video Mapping

Software seperti Resolume Arena lebih cocok menggunakan integer FPS.
Alasannya:
  • lebih mudah diproses GPU,
  • sinkronisasi lebih sederhana,
  • tidak bergantung pada standar televisi analog.
Umumnya digunakan:

30 fps
60 fps

3. Animasi

Software animasi seperti Adobe After Effects maupun Blender biasanya menggunakan integer FPS karena lebih mudah saat mengatur timeline.

4. Presentasi LED

LED videotron biasanya bekerja menggunakan refresh rate tinggi dan tidak memerlukan standar NTSC.

Karena itu integer FPS merupakan pilihan yang lebih tepat.

5. Rekaman Game

Gameplay modern hampir selalu menggunakan:
  • 60 fps
  • 120 fps
  • 144 fps


Integer FPS menghasilkan gerakan yang lebih konsisten. 

Kapan Sebaiknya Menggunakan Fractional FPS?

Fractional FPS masih sangat penting pada beberapa kondisi. 

Produksi Televisi

Jika video akan disiarkan melalui stasiun televisi yang menggunakan standar NTSC, maka fractional FPS merupakan pilihan yang benar. 

Live Streaming Broadcast

Beberapa encoder streaming profesional masih menggunakan:
  • 29.97 fps
  • 59.94 fps

untuk menjaga kompatibilitas dengan perangkat broadcast. 

Editing Video Kamera Profesional

Banyak kamera profesional menyediakan pilihan:
  • 23.976 fps
  • 29.97 fps
  • 59.94 fps

Jika seluruh proyek direkam menggunakan frame rate tersebut, maka proses editing sebaiknya tetap menggunakan frame rate yang sama. 

Apa yang Terjadi Jika Frame Rate Dicampur?

Mencampur integer FPS dan fractional FPS dalam satu proyek sebenarnya bisa dilakukan, tetapi tidak selalu disarankan.

Beberapa masalah yang mungkin muncul antara lain:

Audio Tidak Sinkron

Perbedaan frame rate menyebabkan panjang timeline berubah sedikit demi sedikit sehingga audio bisa bergeser. 

Frame Drop

Editor video mungkin harus menghapus beberapa frame agar timeline tetap sesuai.

Frame Duplicate

Sebaliknya, software juga dapat menambahkan frame baru sehingga gerakan terlihat kurang halus.

Render Menjadi Lebih Lama

Software editing harus melakukan konversi frame rate selama proses rendering. 

Bagaimana Cara Memilih Frame Rate yang Tepat?

Berikut panduan sederhana.

Gunakan Integer FPS jika:

  • membuat video YouTube,
  • membuat animasi,
  • membuat video promosi,
  • membuat video LED,
  • membuat video mapping,
  • membuat presentasi digital,
  • merekam gameplay.
Pilihan yang paling umum:
  • 30 fps
  • 60 fps

Gunakan Fractional FPS jika:

  • bekerja di dunia broadcast,
  • mengedit video televisi,
  • mengikuti standar NTSC,
  • seluruh footage berasal dari kamera 23.976 fps atau 29.97 fps.

Mana yang Lebih Baik?

Tidak ada jawaban mutlak. Keduanya memiliki tujuan yang berbeda.

Integer FPS lebih cocok untuk produksi digital modern karena lebih sederhana dan mudah dikelola.

Sementara itu, fractional FPS tetap menjadi standar penting dalam dunia penyiaran televisi dan produksi video profesional yang membutuhkan kompatibilitas dengan sistem NTSC.

Yang terpenting adalah menggunakan frame rate yang konsisten sejak awal proyek hingga proses rendering akhir. Dengan demikian, Anda dapat menghindari masalah sinkronisasi audio, frame yang hilang, maupun kualitas gerakan yang menurun.


Tips Agar Tidak Salah Memilih FPS

Sebelum memulai proyek video, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Tentukan media tujuan sejak awal, apakah untuk YouTube, televisi, LED videotron, atau video mapping.
  • Gunakan frame rate yang sama pada kamera, timeline editing, dan proses rendering.
  • Hindari mencampur footage dengan frame rate berbeda jika tidak benar-benar diperlukan.
  • Untuk kebutuhan digital modern, pilih integer FPS seperti 30 fps atau 60 fps karena lebih praktis.
  • Jika bekerja dalam lingkungan broadcast, ikuti standar frame rate yang diminta oleh stasiun televisi atau klien.
  • Dengan perencanaan yang baik, Anda dapat menghemat waktu saat proses editing dan mengurangi risiko masalah teknis di tahap akhir produksi. 

Kesimpulan

Fractional FPS dan integer FPS merupakan dua jenis frame rate yang sama-sama penting dalam produksi video. Integer FPS menggunakan angka bulat seperti 24, 30, dan 60 fps sehingga lebih sederhana dan ideal untuk kebutuhan digital seperti YouTube, video mapping, animasi, videotron, hingga rekaman game. Sementara itu, fractional FPS menggunakan angka pecahan seperti 23.976, 29.97, dan 59.94 fps yang berasal dari standar televisi NTSC dan masih banyak digunakan dalam dunia broadcast.

Bagi sebagian besar kreator konten dan pengguna software editing modern, integer FPS adalah pilihan yang paling praktis. Namun, jika Anda bekerja dengan kamera profesional atau proyek yang mengikuti standar penyiaran, fractional FPS tetap menjadi pilihan yang tepat.

Memahami perbedaan keduanya akan membantu Anda memilih frame rate yang sesuai dengan kebutuhan, menjaga sinkronisasi audio dan video, serta menghasilkan video yang lebih profesional dari proses pengambilan gambar hingga distribusi akhir.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama